Tips Membersihkan Payung Agar Tetap Awet Digunakan

Selama musim hujan, seperti sekarang, sering turun hujan setiap saat, sehingga semua aktivitas Anda terpengaruh. Ketika hujan mulai turun, payung menjadi senjata utama yang sering digunakan orang untuk mencegahnya basah. Meskipun sangat membantu, bayang-bayang juga sangat rentan terhadap masalah seperti kotoran, karat dan sebagainya. Agar payung tetap awet dan terlihat bersih, payung harus selalu dirawat dengan baik dan dijaga kebersihannya. Tips membersihkan payung untuk mempertahankannya secara permanen dapat dilakukan dengan.

Cuci setelah digunakan

Langkah pertama dalam menjaga payung tetap bersih dan tahan lama adalah dengan selalu mencuci payung, terutama bagian atas kain, setelah digunakan. Bayangan cocok untuk menolak air hujan. Sementara payung tidak digunakan terlalu lama untuk memegang payung setelah digunakan, payung bisa menjadi sedikit rusak dan berkarat. Air hujan dan kotoran, jika tidak dibersihkan dan dicuci, akan menyebabkan jamur. Kami merekomendasikan untuk mencuci dengan air mengalir yang bersih, mengeringkan dan melipat saat tidak digunakan.

harga payung lipat dan jeruk nipis
Selain membersihkan payung dengan air bersih setelah digunakan, ada baiknya juga menggunakan sabun untuk menghilangkan kotoran dan debu dari permukaan kain payung. Anda bisa menggunakan deterjen untuk membuat payung lebih bersih. Jika jamur atau noda terus-menerus, pertama-tama Anda dapat menghilangkan noda dengan jeruk nipis atau lemon, lalu cuci dengan sabun dan bilas dengan air jernih. Ketika metode ini dilakukan secara rutin, payung selalu terlihat bersih.

Jangan gunakan kuas
Jangan gunakan sikat untuk menghilangkan kotoran saat mencuci payung. Baju atau sikat memiliki permukaan sikat yang kasar sehingga kain pada payung sobek atau berlubang. Jika noda membandel sulit dihilangkan, ada baiknya menggunakan sikat gigi bekas untuk menghilangkannya, karena memiliki permukaan sikat yang lembut dan tidak merusak selendang.

Tentu saja kering
Selain mencuci setelah digunakan, penting untuk mengeringkan payung saat masih basah agar tetap awet dan tahan lama. Untuk mengeringkan payung, biarkan terbuka selama sehari atau malam. Dengan cara ini, payung mengering sendiri karena angin. Jangan pernah melipat payung saat masih basah, karena ini dapat menyebabkan jamur atau noda pada corong mulut.

Tekuk segera saat kering
Langkah terakhir agar payung menjadi tahan lama adalah segera melipat payung saat sudah kering. Ini menghindari risiko payung terkena lagi debu atau kotoran yang terbawa angin. Dalam keadaan kering, segera lipat payung kembali dan simpan di tempat yang kering dan bersih, sehingga tidak dipenuhi dengan jamur dan kotoran.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*