Tempat Wisata Menarik di Belitung Timur

Tidak kalah dengan Belitung Barat, Belitung Timur pula menawarkan keunikan wisata tertentu. Di kabupaten inilah 3 tokoh nasional lahir, ialah Basuki Tjahaja Purnama( Ahok), Adrea Hirata serta Yusril Ihza Mahendra. Berikut bermacam- macam posisi wisata yang layak buat kita kunjungi sepanjang di Belitung Timur.

Tepi laut Serdang

Panser, begitu umumnya penduduk setempat menyebut Tepi laut Serdang. terletak di tengah Kota Manggar serta dekat dengan pasar modern Lipat Kajang.

Karakteristik khas tepi laut ini merupakan bibir tepi laut yang panjang dengan pasir putih lembut serta corak air laut yang bermacam- macam, mulai dari hijau muda hingga biru tua, membuat tepi laut ini sangat indah.

Tidak hanya itu di tepi laut ini pula banyak ditemui bermacam- macam perahu nelayan dengan cat yang warna- warni, menaikkan keelokan tertentu sebab kontras dengan corak pasir putih. Ditambah dengan banyaknya tumbuhan pinus serta warung- warung yang sediakan kopi serta santapan khas wilayah, membuat kita betah buat berlama- lama tepi laut.

Tepi laut Nyiur Melambai

Diucap pula dengan nama Tepi laut Lalang, sebab tepi laut ini terletak di desa Lalang, Kecamatan Manggar. Nyaris mirip dengan Tepi laut Serdang, dipantai ini kita bisa

menjumpai deretan tumbuhan pinus serta tumbuhan kelapa sejauh tepi laut, menyuguhkan panorama alam indah.

Hijaunya pepohonan di Bukit Samak dapat dilihat di sebelah kiri Tepi laut Nyiur Melambai. Tidak hanya itu, wisatawan pula bisa menikmati panorama alam para pemancing yang berjajar di pinggir tepi laut. Di dekat tepi laut ini, pula ada panggung yang kerap menggelar pertunjukan kesenian khas Belitung.

Di pinggir tepi laut kita pula dapat menjumpai benda- benda karakteristik khas Belitung Timur, ialah batum satam serta cawan besar yang melambangkan budaya minum kopi.

Kedai Kopi Manggar

Manggar merupakan bunda kota Kabupaten Belitung Timur. Merambah Kota Manggar kita hendak langsung disambut tulisan“ Kota 1001 Warung Kopi”. Yap, memanglah Manggar memiliki istilah Kota 1001 Warung Kopi. Apalagi kala telah di dalam kotanya, tugu di tengah jalur juga berbentuk ketel ataupun teko besar yang umumnya digunakan buat merebus kopi.

Menikmati Kopi Manggar jadi kenikmatan tertentu, atmosfer santai serta ramah dari tiap wisatawan bisa melenyapkan rasa letih serta jenuh dari rutinitas tiap hari.

Museum Kata Andrea Hirata

Namanya Museum Kata Andrea Hirata yang terletak di Desa Gantong, Belitung Timur. Museum Kata yang ditetapkan pada tahun 2012. Museum dari luar nampak semacam halaman hiburan buat kanak- kanak, sebab bilik serta pagar museum dicat dengan warna- warni. Bisa jadi terbuat motif semacam karya dia novel Laskar Pelangi. Saat sebelum masuk ke dalam museum kata ini kita diharuskan membayar tiket masuk sebesar Rp 50. 000 per orang. Tiket tersebut nanti hendak dikonversi dengan novel karya Andrea Hirata.

Didalam museum di suatu bangunan, kita hendak memandang isinya bermacam- macam karya sastra dari penulis novel populer Laskar Pelangi ialah Andrea Hirata. Sebagian karya sastranya apalagi cuma bisa kita temukan di Museum kata ini.

Bila masih memiliki waktu banyak, kita pula dapat kongkow- kongkow santai di warung Kopi Kuli yang terletak di samping persis museum ini. Disini kita dapat menikmati kopi serta santapan khas Belitung.

Galeri Daun Simpor

Galeri Daun Simpur ataupun umumnya orang menyebut Kampung Ahok. Posisi kampung ini terdapat di kecamatan Gantong. Dapat ditempuh dekat 20 menit dari kota Manggar. Hingga di posisi kita hendak merambah rumah bertingkat dengan taman luas. Ini merupakan rumah orang tua Ahok.

Letak Galeri Daun Simpur, terletak disamping bangunan tadi. Di dalam galeri kita dapat memandang bermacam- macam souvenir khas Belitung. Setelah itu di pojok ruangan galeri kita dapat melihat proses pembauatan batik khas Belitung. Di balik galeri, kita pula dapat memandang sebagian kuda poni serta keledai. Keberadaan hewan lucu tadi tentu hendak menarik putra- putri Kamu kala berkunjung kesini.

Sehabis keluar galeri kita dapat mampir ke Rumah Fifi. Lokasinya persis di seberang Galeri Daun Simpur. Rumahnya berupa rumah panggong, rumah khas Belitung. Di dalam rumah kita dapat membeli sebagian santapan khas Belitung serta kue buatan tangan Mama Ahok.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*