Cara Menanam Bawang Merah

Salah satu bahan yang tidak boleh ketinggalan dalam memasak adalah bawang hijau. Sebelum itu, tahukah Anda bahwa bawang awalnya berasal dari Iran, Pakistan, dan pegunungan di utara. Kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia, baik tropis maupun tropis.

Tidak hanya dapat digunakan sebagai bumbu dalam memasak paksa, tetapi bawang juga dapat dikonsumsi dengan cara lain. Misalnya, bawang goreng digunakan sebagai suplemen untuk memasak atau merendam atau dimakan mentah

Ditambah lagi, bawang bombai juga digunakan dalam pengobatan tradisional, lho. Ada banyak manfaat bawang, karena itu baik untuk kesehatan.

Untuk alasan ini, tidak ada salahnya jika Anda ingin tumbuh di rumah, bukan? Jangan membingungkan Anda karena tidak ada tanah atau tempat untuk tumbuh, karena bawang dapat ditanam dalam pot. Penasaran bagaimana? Mari kita lihat langkah selanjutnya.

Alat dan bahan yang perlu persiapan:

Pot
Tanah yang subur
Biji bawang
Anda bisa mendapatkan biji dari bawang perai di rumah.

Cara menanam bawang merah dalam mangkuk

Mempersiapkan pot dan tanah yang subur sebagai sarana budidaya. Campurkan sedikit pupuk di tanah.

Pilih bawang yang baik sebagai biji. Hindari bawang yang sudah memiliki bintik-bintik gelap, karena dapat menyebabkan penyakit.

Potong bawang sedikit. Jika ada daun bawang, jangan potong.

Tambahkan beberapa daun bawang ke dalam mangkuk. Bawang hitam memiliki sifat fisik agak kering, dan kadang-kadang beberapa daun muncul.

Masukkan kedalaman 5 hingga 7 cm ke dalam tanah, lalu cadangan tanah. Jangan menekan selama transplantasi, ya.

Jangan lupa menyirami kandidat bawang merah setiap pagi dan sore. Hindari memasukkan air ke dalam mangkuk.

Bawang biasanya dipanen setelah 60-90 hari. Bawang merah yang bisa dipanen layu dan daunnya agak kering. Nah, jika Anda menanamnya dalam mangkuk, biasanya ada bawang yang naik.

Bawang yang dipanen di bawah sinar matahari harus dikeringkan selama satu hingga dua minggu, sehingga kadar airnya berkurang. Sehingga bawang merah menjadi lebih awet saat disimpan.

Menurut jurnal Phytotheraphy Research, saya menyebutkan bahwa bawang adalah salah satu sumber antioksidan yang dibutuhkan tubuh. Jadi, berikut ini beberapa manfaat bawang bagi kesehatan.

Tingkatkan kualitas tidur
Jika Anda kesulitan tidur dengan benar, Anda bisa mencoba makan bawang. Kandungan probiotik dapat meningkatkan kualitas tidur dan menghilangkan stres. Selain itu, diyakini bahwa bakteri baik dalam bawang dapat merangsang kinerja otak juga. Dikutip oleh Bukabukumu.

Bagus untuk kesehatan mata
Kandungan bawang sulfur ternyata bermanfaat bagi kesehatan mata. Zat-zat ini dapat merangsang produksi protein, yaitu glutathione yang bertindak sebagai antioksidan. Selain itu, vitamin E yang terkandung dalam bawang sangat baik untuk mata.

Pertahankan tulang yang sehat
Beberapa peneliti mengatakan bahwa bawang dapat mencegah osteoporosis. Tidak hanya itu, bawang juga dipercaya dapat menjaga kesehatan tulang dengan menjaga massa tulang.

Mencegah peradangan
Diyakini bahwa kandungan quercetin dalam daun bawang mengurangi peradangan. Jadi bagi Anda yang menderita sakit tenggorokan khususnya, mereka bisa mencoba makan bawang. Selain itu, bawang juga bisa membantu mengurangi sakit kepala yang disebabkan hidung tersumbat dan sinus. Ini karena kandungan belerang bawang, yang dapat menghancurkan lendir.

Pencernaan halus
Ketika Anda mengalami gangguan pencernaan, mulailah mencoba bawang. Kandungan serat bawang merah bermanfaat untuk pertumbuhan bakteri baik di usus. Selain itu, bawang juga bisa mencegah diare dan sembelit.

Sederhanakan sistem pernapasan
Ini adalah obat anti-inflamasi, dan bawang dianggap untuk memfasilitasi sistem pernapasan. Karena itu, penderita asma dan alergi disarankan mengonsumsi bawang merah.

Tingkatkan kesehatan jantung
Jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung atau masalah jantung, cobalah makan bawang. Kandungan flavonoid dalam bawang dapat membantu fungsi jantung. Selain itu, kandungan sulfur organik dalam bawang bombai dapat mencegah risiko penyakit kardiovaskular. Terlebih lagi, kandungan tiosulfin dapat mengurangi risiko stroke.

Read More